Peringatan Hardiknas 2012

Davao City -2 Mei 2012- Konsulat Jenderal RI dan Sekolah Indonesia Davao pada hari ini melaksanakan Upacara Bendera untuk memperingatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei. Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional diikuti oleh seluruh Home Staf, Lokal Staf, Guru-Guru, DWP , para Mahasiswa yang sedang melaksanakan OJT dan siswa-siswi SID. Peringatan kali ini tidak semata-mata dimaksudkan untuk mengenang hari kelahiran Ki Hajar Dewantara selaku Bapak Perintis Pendidikan Nasional, namun lebih merupakan sebuah momentum untuk makin memperkokoh kesadaran dan komitmen bangsa akan pentingnya pendidikan bermutu bagi masa depan bangsa . Oleh karena itu pada momentum yang baik ini, Bapak Konsul Jenderal RI Bapak Eko Hartono berkenan memberikan penghargaan atas prestasi yang telah diraih oleh salah satu siswa SID yaitu Porhen Pareda yang telah berhasil mendapatkan medali perunggu sebagai juara ke-3 dalam pertandingan tenis meja yang diselenggarakan oleh Davao region Athletic Association di Compostela Valley pada tanggal 13 April yang lalu.

Masih dalam rangkaian kegiatan Hardiknas ini, siswa-siswi Sekolah Indonesia Davao beserta seluruh guru mengadakan kunjungan untuk melihat kapal Angkatan Laut RI yaitu : KRI SURA – 802 yang sehari sebelumnya telah merapat di Panakan-Davao City dalam rangka patroli bersama antara  RI-RP.

Peringatan  HARDIKNAS kali ini, setidaknya mempunyai 3(tiga) makna penting yaitu :

Makna pertama, berkait dengan momentum untuk merenungkan dan merefleksikan diri terhadap perjalanan dan langkah panjang yang telah dilalui. Ini berkait dengan cita-cita awal lahirnya HARDIKNAS, sebuah cita-cita yang saat itu dicirikan dengan semangat kepahlawanan, semangat kesediaan diri untuk memberikan lebih dari kewajibannya, dan untuk menerima kurang dari hak-haknya, disertai dengan keyakinan bahwa pemberian yang lebih dan penerimaan yang kurang itu dijadikan sebagai investasi kemasyarakatan, yang insya Allah pada saatnya akan diperoleh kemanfaatan lebih. Semangat itu dalam konteks kekinian saat ini, kiranya masih relevan untuk selalu dikumandangkan, terutama dalam kondisi bangsa seperti saat ini.

Makna kedua, upaya didalam mengintropeksi diri dari apa yang sedang kita lakukan didalam menjalankan berbagai program pendidikan saat ini untuk menatap masa depan yang lebih baik, dalam menjamin pelayanan pendidikan secara non-discriminative kepada semua anak usia sekolah di manapun mereka tinggal, sehingga sebuah cita-cita luhur saat digagasnya peringatan HARDIKNAS, bisa terus terjaga.

Makna ketiga, bagaimana kita memprespektifkan apa yang telah dan sedang dilakukan untuk masa depan yang lebih baik, sebagaimana dicantumkan dalam konstitusi kita serta diamanatkan pula dalam sistem perundangan, dalam upaya mencerdaskan bangsa secara utuh.

Pada titik ini,  Peringatan HARDIKNAS harus mampu memompa semangat dan terus menerus dikumandangkan dan dilakukan rekontekstualitas sesuai dengan masanya, karena itulah tidak berlebihan jika momentum HARDIKNAS kali ini juga harus bisa memberikan makna lebih, tidak hanya sebatas pada memperingatinya secara seremonial.

Tema HARDIKNAS tahun ini adalah “Bangkitnya Generasi Emas Indonesia.” Tema ini sejalan dengan hakikat pendidikan yang telah ditekankan oleh Bapak Pendidikan Nasional Kita yaitu Ki Hajar Dewantoro yang pada hari ini kita peringati hari kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Pemilihan tema ini cukup relevan dimana kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi menyebabkan mobilitas fisik dan non fisik ( termasuk kebudayaan dan peradaban ) semakin tinggi. Mobiltas yang tinggi tersebut, memunculkan dominasi peradaban tertentu , bentuaran antarperadaban atau terbentuknya konvergensi peradaban . Dalam kaitan dengan inilah, peran dunia pendidikan menjadi penting dalam membangun peradaban bangsa yang didasarkan atas jati diri dan karakter bangsa.

Pembangunan karakter dan pendidikan karakter menjadi suatu keharusan, karena pendidikan tidak hanya menjadikan peserta didik menjadi cerdas juga mempunyai budi pekerti dan sopan santun, sehingga keberadaannya sebagai anggota masyarakat menjadi bermakna baik bagi dirinya maupun masyarakat pada umumnya.

Itulah sebabnya, kita sungguh menggarisbawahi pentingnya pendidikan dan pembangunan karakter bangsa dalam arti luas. Bangsa yang berkarakter unggul, di samping tercermin dari moral, etika dan budi pekerti yang baik, juga ditandai dengan semangat, tekad dan energi yang kuat, dengan pikiran yang positif dan sikap yang optimis, serta dengan rasa persaudaraan, persatuan dan kebersamaan yang tinggi. Inilah, kata Presiden, totalitas dari karakter bangsa yang kuat dan unggul, yang pada kelanjutannya bisa meningkatkan kemandirian dan daya saing bangsa, menuju Indonesia yang maju, bermartabat dan sejahtera di Abad  ini.

Akhirnya kami mengucapkan selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional kepada semua pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik, serta penggiat pendidikan di seluruh tanah air. Semoga apa yang kita kerjakan dan perbuat selama ini di bidang pendidikan menjadi amal kebajikan kita di dunia.

Download : Sambutan Menteri Kemendikbud pada HARDIKNAS 2012

Penulis

Slamet Nugraha

Album foto kegiatan :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s