EMPAT MEDALI EMAS, TIGA MEDALI PERAK DAN SATU MEDALI PERUNGGU UNTUK TIM KARATE SID

 

 

 

Siswa Sekolah Indonesia Davao Razif Zarrinuha (Kelas VI), Fernan Santoso (Kelas XI), Ridlo Sumanang (Kelas XI) dan Izzan Yattaqi Nugraha (Kelas XI) berhasil meraih empat medali emas, tiga medali perak dan satu medali perunggu dalam ajang Karatedo Invitational Tournament 79th Araw ng Dabaw dalam rangka peringatan Hari Jadi Kota Davao di Davao City  yang diselenggarakan pada 19-20 Maret 2016 di NCCC Mall.  Acara tahunan ini diadakan oleh City Government of Davao bekerjasama dengan Davao Sports Center.

Acara tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari beberapa kota, diantaranya Surigao City, Cotabato, Tagum City dan beberapa kota lain. Pertandingan Karate tersebut terbagi menjadi beberapa kelas, diantaranya yaitu karate kelas Kata (peragaan jurus) dan kelas Kumite (tanding).

Peserta karate Sekolah Indonesia Davao yang saat itu diwakili oleh Razif Zarrinuha, Fernan Santoso, Izzan Yattaqi Nugraha dan Ridlo Sumanang tergabung dalam beberapa kelas pertandingan. Kelas pertandingan Kata Intermediate kelompok umur 13-14 tahun Sekolah Indonesia Davao diwakili oleh Razif Zarrinuha dan berhasil menyabet medali emas. Kelas pertandingan Kata Junior kelompok umur 15-16 tahun Sekolah Indonesia Davao diwakili oleh Fernan Santoso berhasil mendapat Medali Perak. Pada kelas pertadingan Kata Senior  secara berturut-turut dijuarai oleh RIdlo Sumanang dan Izzan Yattaqi Nugraha. Ridlo Sumanang berhasil menyabet medali Emas. Sedangkan rekannya, Izzan Yattaqi Nugraha berhasil mendapat medali Perak pada kelas Kata Senior tersebut.

Pada Kumite Junior kelompok umur 15-16 tahun dan Kumite Senior kelompok (49-55 kg), Fernan Santoso berhasil mendapat medali emas. Sedangkan pada Kumite Senior  (56-61 kg) Izzan Yattaqi Nugraha mendapat medali perak dan Ridlo Sumanang mendapat medali perunggu pada kumite Senior  (67-72 kg). Ridlo, atlet karate Sekolah Indonesia Davao yang beberapa waktu lalu menjuarai kompetisi Karate Nasional di Lingayen Manila mengaku senang mengikuti kegiatan seperti ini, terlebih sebagai orang Indonesia bisa mengikuti kompetisi ini adalah kebanggaan yang luar biasa.

“Apalagi ketika bertanding diberi support  teman-teman se-club  dengan teriakan INDONESIA, sungguh hal tersebut dapat melipat gandakan semangat”. Ungkap Ridlo Sumanang

Izzan Yattaqi Nugraha menambahkan kemenangan harus diusahakan. Namun perlu diingat menang atau kalah dalam setiap pertandingan adalah biasa, sebab yang terpenting adalah sportifitas.

Razif, Fernan, Izzan dan Ridlo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk keluarga, Tim Karate Sekolah Indonesia Davao, pihak Sekolah Indonesia Davao, KJRI Davao dan segenap yang telah mendukung mulai dari awal hingga pencapaian dalam pertandingan tersebut. Semoga kedepannya prestasi mereka mampu membola salju (menular) kepada teman-temannya sehingga bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Selamat untuk Tim Karate Sekolah Indonesia Davao

Semangat mengharumkan nama baik sekolah, bangsa dan negara

 

#cerita mutiara mutiara negeri

Sekolah Indonesia Davao

March 22, 2016

 

 

(Tiara)

SEKOLAH INDONESIA DAVAO SIAP UJIAN SEKOLAH DAN UJIAN NASIONAL

SEKOLAH INDONESIA DAVAO SIAP UJIAN SEKOLAH DAN UJIAN NASIONAL

DAVAO CITY (21/03/2016) Kepala Sekolah Indonesia Davao, Setyo Wardoyo membagikan Kartu Peserta Ujian ( ID Card ) kepada siswa-siswi kelas XII yang sudah terdaftar sebagai peserta Ujian Nasional 2016. Hari ini Senin tanggal 14 Maret 2016 merupakan hari pertama bagi siswa-siswi tingkat SMA untuk mengikuti Ujian Sekolah. Pada awal kegiatan, sekolah megadakan do’a bersama dan sekaligus pembagaian ID Card kepada para peserta ujian serta memberikan pesan motivasi agar anak-anak mempunyai semangat yang tinggi, teliti dalam mengerjakan soal dan fokus selama pelaksanaan ujian.

Kepala Sekolah Indonesia Davao, Setyo Wardoyo menyampaikan pesan terhadap siswa-siswa untuk semangat belajar, berdo’a dan tidak lupa untuk menjaga kesehatan. Khusus untuk kelas XII IPA beliau berpesan untuk banyak latihan soal. Sedangkan untuk kelas XII IPS meskipun jurusan IPS banyak hafalan jangan sampai kalah dengan siswa jurusan IPA, beliau berpesan untuk siswa-siswi jurusan IPS agar juga banyak latihan soal, utamanya soal-soal hafalan. Karena pada dasarnya menghafal tak semudah menyelesaikan soal ilmu pasti seperti soal-soal matematika atau IPA. Pekan ini terhitung dari tanggal 21-24 April 2016 siswa-siswi kelas XII Sekolah Indonesia Davao mengikuti kegiatan Ujian Sekolah. Heru Santoso guru Matematika Sekolah Indonesia Davao mengaku deg-degan mendampingi siswa-siswi kelas XII mencapai kelulusan. Pasalnya persiapan ujian terlalu singkat, ditambah beberapa waktu lalu beberapa siswa tergabung dalam Marching Band pada kegiatan Araw ng Davao untuk kegiatan soft power diplomatic sehingga sedikit memotong kegiatan persiapan Ujian Sekolah dan Ujian Nasional. Meskipun demikian, pak Heru demikian akrab dipanggil menambahkan bahwa kita harus tetap optimis terhadap kelulusan. Pak Heru percaya terhadap kemampuan anak didiknya.

Persiapan ujian nasional sudah dilaksanakan jauh-jauh hari dari awal semester 2. Setiap sore setelah kegiatan belajar mengajar selesai.Sekolah Indonesia Davao mengadakan kegiatan Les pemantapan Ujian Nasioanal. Beberapa guru diterjunkan untuk mendampingi siswa belajar. Guru yang tergabung dalam kegiatan les tambahan siswa-siswi SMA yaitu Heru Santoso (Matematika), Daeni Wirasti (Bahasa Indonesia), Tyzl Alcontin (Bahasa Inggris), Dwi Apriyanti (Fisika), Rinto Soehartono (Kimia), Slamet Nugraha (Biologi), Nandang Nugraha (Ekonomi), dan Dwi Apriyanti (Geografi). Ujian Nasional tahun ini dinilai tidak jauh berbeda dengan ujian tahun lalu. Sekolah Indonesia Davao tetap kukuh dengan semangatnya menjunjung tinggi intregritas dan kejujuran dalam pelaksanakan UN. Pada tahun ini, jumlah siswa yang mengkuti Ujian Nasional pada taraf SMA sejumlah 10 siswa, yakni 4 siswa jurusan IPA dan 6 siswa jurusan IPS. Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan, Sekolah Indonesia Davao, Slamet Nugraha mengatakan bahwa kelulusan lulus 100 % bukan menjadi target utama Sekolah Indonesia Davao, melainkan yang menjadi target Sekolah Indonesia Davao adalah pelaksanaan UN maupun US yang jujur. Kejujuran adalah nilai pasti yang harus mereka bawa dimanapun mereka berada kelak. Menjadi apapun mereka kelak harus terus menjunjung tinggi kejujuran dan sportifitas.

Terus semangat mutiara-mutiara negeri

Seimbang ESQ (Emotional, Spiritual dan Qoutient -IQ)

#ceritamutiaramutiaranegeri

Sekolah Indonesia Davao

March 21, 2016

oleh Tiara

 

Misi budaya Indonesia meriahkan HUT ke-79 Kota Davao

HUTdavao

Jakarta (ANTARA News) – Indonesia kembali ikut memeriahkan Parade Massal (Paradang Dabawenyo) yang merupakan acara puncak peringatan “79th Araw ng Dabaw” (HUT ke-79 Kota Davao) yang diselenggarakan di Davao City Filipina Selatan pada 16 Maret 2016 setelah absen selama dua tahun.

Siaran pers Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Davao City yang diterima Antara di Jakarta, Selasa menyebutkan, pada parade itu, KJRI menampilkan drumband Rajawali yang dibawakan oleh para siswa Sekolah Indonesia Davao (SID).

Selain itu ditampilkan “street fashion show” yang dibawakan oleh home staff dan local staff KJRI, guru-guru dan beberapa murid SID serta WNI dan masyarakat keturunan Indonesia di Davao dengan memakai pakaian tradisional khas Indonesia dan baju batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang diakui UNESCO.

Pada penampilan dalam acara itu, drumband Rajawali mempersembahkan beberapa buah lagu, terdiri atas lagu-lagu perjuangan Indonesia, lagu-lagu daerah, dan lagu-lagu barat.

Partisipasi misi budaya Indonesia pada Parade Massal yang diikuti 223 kelompok peserta itu bertujuan mempromosikan dan meningkatkan lebih lanjut pemahaman pemerintah daerah dan masyarakat setempat terhadap keanekaragaman seni dan budaya Indonesia.

Selain itu juga dimaksudkan untuk memperbaiki dan meningkatkan citra Indonesia di Filipina Selatan, khususnya di Davao City yang sempat mengalami penurunan setelah terjadinya pembakaran Reog di House of Indonesia (HoI) KJRI beberapa waktu lalu.

Peringatan HUT Kota Davao tahun ini yang berlangsung di San Pedro Square Davao City dibuka secara resmi pada 12 Maret 2016 oleh Wali Kota Davao yang merupakan salah satu calon Presiden Filipina pada Pemilu Presiden bulan Mei 2016 mendatang, yakni Rodrigo Roa Duterte.

Hadir pada acara Pembukaan dimaksud, antara lain Senator Alan Peter Cayetano (calon Wakil Presiden Filipina pasangan Capres Duterte), Konsul Jepang, Konjen Malaysia, dan Pelaksana Tugas (Acting) Konjen RI Tatiana Handayani, para konsul kehormatan serta masyarakat setempat.

Di samping berpartisipasi pada Parade Massal dan menghadiri Pembukaan Araw ng Dabaw, Acting Konjen RI Tatiana Handayani, didampingi Sekretaris Pertama/Pelaksana Fungsi Pensosbud dan Sekretaris III/Pelaksana Fungsi Ekonomi dan Konsuler juga menghadiri undangan Pemerintah Kota Davao pada Malam Penganugerahan Datu Bago Awards ke-46.

Penghargaan Datu Bago diberikan kepada warga di Filipina Selatan yang dianggap berjasa dan memiliki sumbangan besar dalam mempromosikan dan mengembangkan Kota Davao sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.

Editor: Ruslan Burhan

 

 

 

 

 

 

 

Persiapan TIM Drum Band SID untuk kegiatan Araw ng Davao (Hari Jadi kota Davao)

oleh : tony

Selasa 15 Maret 2016. Seluruh tim Drum band SID sedang melakukan persiapan dan pengecekan peralatan, Drum Band SID yang memilki nama “Rajawali” rencanya besok akan mengikuti parade pada kegiatan Araw ng Davao (Hari Jadi kota Davao) yang ke 79 tahun

Drum Band Rajawali “SID” yang digawangi oleh Pak Dede dan Michell dan para ILO Mabes TNI. Drum Band Rajawali beranggotakan 50 orang.

Kepala Sekolah SID Bapak Setyo Wardoyo mengaku bangga dan bersyukur tim drum band bisa tampil dalam parade Araw ng Davao yang ke79. Pihak SID juga mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan KJRI Davao City

Kegiatan parade dalam acara Araw ng Davao yang ke79 selain diikuti oleh Tim Drum band Rajawali SID juga mempromosikan kebudayaan Indonesia yang didukung penuh pihak KJRI Davao City

Sekolah Indonesia Davao Akan Mengadakan Pembinaan Tata Krama dan Disiplin in Action SILN Davao 2016

Sekolah Indonesia Davao akan mengadakan Pembinaan Tata Krama dan Disiplin in Action SILN Davao 2016, kegiatan yang rencanya akan dilakukan pada tanggal 6 dan 8 April 2016, yang akan dibimbing langsung oleh ILO Mabes TNI

Kegiatan direncakan dimulai jumat pagi sampai malam ( Di SID ) dan dilanjutkan hari sabtu di luar ( out bond )

dengan tema: Membangun Pendidikan Kharakter dan Menumbuhkan Nasionalisme Kebangsaan Indonesia bagi anak Warga Keturunan Indonesia.

diharapkan dengan kegiatan tersebut dapat membina karakter dan displin terutama bagi anak warga keturunan Indonesia yang berada di Davao, Philipina.

oleh : tony