KJRI Davao City dan SILN Davao laksanakan Simulasi Evakuasi Kebakaran

IMG_3402Davao City, 3 Juni 2016 . KJRI Davao City dan Sekolah Indonesia Davao mengadakan kegiatan simulasi evakuasi bencana kebakaran. Kegiatan ini dimaksudkan untuk melatih kesigapan seluruh pegawai dan para siswa dalam melakukan evakuasi  untuk mengantisipasi jika suatu saat terjadi bencana .Pada simulasi ini, diawali dengan penyampaian materi protap penanggulangan bencana oleh KJRI dan dilanjutkan oleh tim petugas kebakaran dari BFP Davao City kepada seluruh pegawai KJRI dan guru-guru SID di ruang Nusantara. Seusai kegiatan pengarahan kemudian dilanjutkan dengan simulai evakuasi bencana kebakaran. Khusus di SID, kegiatan simulasi diskenariokan sbb :

  1. Sebelumnya siswa tidak diberitahu mengenai adanya simulasi. Hanya beberapa hari sebelumnya di kelas-kelas para guru memberi pengarahan tentang apa yang harus dilakukan para siswa jika mendengar pengumuman bencana kebakaran dari pihak keamanan. Guru memberikan pengenalan tentang dua jenis sirine bahaya. Dua jenis sirine berbahaya yang harus dikenali adalah (1) sirine putus-putus yang berarti siaga, dan (2) bunyi sirine panjang yang berarti saatnya evakuasi.
  2. Saat evakuasi, siswa dan seluruh anggota sekolah wajib berjalan menyusuri jalur evakuasi yang sudah ditentukan untuk kemudian berkumpul di ‘Assembly Point’ .
  3. Hari ‘H’ ‘Pengumuman, telah terjadi kebakaran disalah ruang asrama dan sekolah. Para siswa dan guru harap mempersiapkan diri!’  Demikian bunyi pengumuman dari pihak keamanan yang mengabarkan telah terjadi kebakaran.
  4. Proses belajar mengajar sempat berhenti sejenak dan siswa serta para guru mulai waspada mendengar sirine yang akan dibunyikan. Tepat saat sirine berbunyi panjang, para guru membimbing siswanya untuk meninggalkan kelas. Dengan tertib para siswa berjalan keluar. Berjalan dengan tenang tapi cepat melangkah menuruni tangga.
  5. Setelah semua berkumpul di titik lokasi evakuasi, warden ( Bpk. M. Heru Santoso ) mendaftar jumlah siswa dan guru. Jika ada yang kurang warden akan melaporkan pada petugas “keamanan” yang bertanggungjawab di lapangan.

Latihan evakuasi bencana kebakaran telah selesai dan  diharapkan para siswa , guru-guru dan karyawan lainnya bisa memahami satu hal bahwa bencana kadang tak pernah dapat diduga kapan datangnya dan setiap usaha evakuasi bertujuan untuk menyelamatkan jiwa, sehingga para siswa dan seluruh pegawai baik di KJRI maupun SID mendapatkan pengetahuan yang cukup bagaimana harus bertindak untuk tetap tidak panik saat menghadapi bencana. Satu lagi, melalui latihan ini kita diajak untuk belajar tidak bersikap egois dan mementingkan diri sendiri, namun sebaliknya memiliki hati yang peduli pada sesama dan lingkungan di sekitarnya.

Penulis : Slamet Nugraha

Guru SILN Davao

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s