Manfaatkan Museum Sebagai Sumber Belajar, Siswa-siswi SILN Davao Kunjungi Museum Dabawenyo, Davao City, Filipina

museumDavao City-SILN Davao- Kamis(08/09). Hari ini terlihat sangat menyenangkan ketika siswa-siswi Sekolah Indonesia Davao mengikuti kegiatan kunjungan ke Museum Dabawenyo di Kota Davao, Filipina. Kegiatan diikuti oleh 5 siswa kelas V dan 19 Siswa SMP-SMA SID yang tergabung dalam ekstrakulikuler “Kirap” (Kelompok Ilmiah Remaja Asyik dan Pintar). Kegiatan tersebut  didampingi oleh 5 Guru Sekolah Indonesia Davao. Kegiatan diawali dengan studi lapangan ke museum, kemudian dilanjut dengan berkunjung ke taman Osmena Park.

Kegiatan kunjungan ke museum bertujuan untuk mengetahui sejarah dan keberagaman budaya tempat mereka sekarang tinggal. Lebih jelas lagi pembina Ekstrakulikuler KIRAP ibu Maslina Sinaga, S.Pd menjelaskan bahwa studi lapangan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan ide baru untuk menulis KTI (Karya Tulis Ilmiah).

Masing-masing siswa yang mengikuti kegiatan tersebut diberi tugas observasi untuk mengidentifikasi suku-suku yang ada di Kota Davao dan mengidentifikasi peninggalan-peninggalan dari beragam suku di Kota Davao. Sedangkan siswa kelas V yang tergabung dalam kegiatan tersebut diberi tugas membuat laporan kunjungan yang terkait dengan KD yang tengah diajarkan di mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Slamet Nugraha, selaku wakasek bidang kesiswaan mengaku senang dengan kegiatan tersebut.. “Saya rasa kegiatan ini sangat positif, melalui kegiatan ini SID dapat memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar,  selain itu juga dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan sekitar dan sikap toleransi terhadap keberagaman masyarakat”. Bagi dunia pendidikan, keberadaan museum merupakan suatu yang tidak dapat terpisahkan, karena keberadaannya mampu menjawab berbagai pertanyaan yang muncul dalam proses pembelajaran terutama berkaitan dengan sejarah perkembangan manusia, budaya dan lingkungannya.

Kegiatan observasi yang dilakukan oleh siswa di Museum merupakan batu loncatan bagi munculnya suatu gagasan dan ide baru karena pada kegiatan ini siswa dirangsang untuk menggunakan kemampuannya dalam berfikir kritis secara optimal.

Di akhir kegiatan Ibu Maslina Sinaga bersama bu Juvelyn Musa, bu Yunia tiara Riski, bu Tyzl N Alcontin, bu Shirry Ann Yap dan bapak Mohamad Sulthoni mengajak siswa-siswa ke taman Osmena Park yang lokasinya tidak jauh dari Museum Dabawenyo.

Semoga melalui kegiatan ini siswa-siswi Sekolah Indonesia Davao mendapatkan pengalaman dan inspirasi yang berkesan yang dapat dimanfaatkan di kemudian hari.

Mari kita jadikan museum sebagai sumber pembelajaran bagi pendidikan, karena melalui benda yang dipamerkannya pengunjung dapat belajar tentang berbagai hal berkenaan dengan nilai, perhatian serta peri kehidupan manusia.

 (Yunia Tiara/ Editor Slamet Nugraha)

#cerita mutiara mutiara negeri

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s